Halaman

Minggu, 27 Februari 2011

Robin Van Persie

Robin Van Persie merupakan putra dari dua seniman Belanda. Lahir di Feyenoord 6 Agustus 1983, kota pelabuhan terbesar di Eropa, RVP menekuni sepak bola di SBV Excelsior, sebelum akhirnya memulai debut professional pertamanya dengann Feyenoord Rotterdam. Nama Robin Van Persie mencuat setelah berhasil membawa Feyenoord menjadi Juara UEFA Cup di tahun 2002. Dikarenakan perselisihan dengan pelatih Bert Van Marwijk makin memuncak kala itu, pemain kelahiran 27 tahun yang lalu itu memutuskan untuk pindah ke klub asal Ibukota Inggris, Arsenal, dengan nilai transfer sebesar 2.75 pounds di tahun 2004.
Ia termasuk anggota Timnas Belanda yang memperkuat negara tersebut di Piala Dunia 2006, Piala Eropa 2008, dan Piala Dunia 2010.

Penampilan apiknya bersama timnas Belanda di pentas EURO 2008, membuatnya menjadi incaran klub-klub besar Eropa. Bahkan pelatih sekaliber Jose Mourinho pun secara terang-terangan menyatakan ingin memboyong pemain ini ke San Siro pada saat itu.


Di awal musim 2009/2010, Van Persie tampil apik dengan mencetak 9 gol dari 11 laga yang dilakoninya bersama The Gunners. Sayang catatan apik itu harus terhenti saat dia harus menderita cedera, yang didapatnya saat laga persahabatan antara Belanda vs Italia pada akhir November 2009. Tackling keras Giorgio Chiellini memaksanya harus absen selama hampir 6 bulan dari lapangan hijau.

Muallaf dan Berdarah Indonesia

agak terkejut juga saat tahu tentang hal ini muallaf dan berdarah Indonesia. Meskipun juga bukan hal yang asing lagi, mengingat memang banyak pemain-pemain timnas Belanda yang berdarah Indonesia. Darah Indonesia itu didapatnya dari neneknya yang asli SURABAYA.


Kamis, 10 Februari 2011

Asal Mula Nama Papaua. (sory kalau ada yang salah)


Sekitar Tahun 200 M, ahli Geography bernama Ptolamy menyebutnya dengan nama Labadios. Belum diketahui maksudnya apa disebut demikian. Di akhir tahun 500 M, pengarang Tiongkok bernama Ghau Yu Kua memberi nama Tungki, dan pada akhir tahun 600 M, Kerajaan Sriwijaya menyebut nama Papua dengan menggunakan nama Janggi.

Nama Tungki dan Janggi telah mengundang berbagai pendapat, kemungkinan nama Tungki yang sudah berubah dalam sebutannya menjadi Janggi atau sebaliknya. Pada akhir tahun 1300, Majapahit menggunakan dua nama, yakni Wanin dan Sram.

Nama Wanin, tentu tidak lain dari semenanjung Onin di daerah Fak-Fak dan Sram, ialah pulau Seram di Maluku. Ada kemungkinan, budak yang dibawa dan dipersembahkan kepada Majapahit berasal dari Onin, dan yang membawanya ke sana adalah orang Seram dari Maluku, sehingga dua nama ini disebut.

Tidore memberi nama untuk pulau ini dan penduduknya sebagai Papa-Ua yang sudah berubah dalam sebutan menjadi Papua. Pada tahun 1545, Inigo Ortiz de Retes memberi nama Nueva Guinee. Dan ada pelaut lain yang memberi nama Isla Del Oro, yang artinya Pulau Emas.

Nama Nueva Guinee kemudian di-Belanda-kan menjadi Nieuw Guinea. Pada tahun 1956, Belanda merubah nama Niew Guinea menjadi Nederlands Nieuw Guinea. Perubahan nama Nieuw Guinea menjadi Nederlands Nieuw Guinea mengandung maksud positive dan maksud negative.

Positivenya ialah karena nama Nieuw Guinea sering dihubungkan dengan sejarah Hindia Belanda (Nederlands Indie), terutama pihak Indonesia sering menggunakan ini sebagai alasan menuntut Nieuw Guinea dari Belanda.

Negativenya ialah bahwa sebelum Nieuw Guinea dijual, lebih dahulu dijadikan milik Belanda. Hal ini terbukti kemudian, bahwa Nederlands Nieuw Guinea bersama Nederlands Onderdaan yang hidup diatasnya, dijual kepada Indonesia pada 1962. Belanda merasa berhak berbuat demikian, karena sejak 1956, West Papua telah dijadikan miliknya.

Apa yang dilakukan Pemerintah Belanda dimasa itu, paralel dengan tindakan Synode Gereja Hervormd Belanda, sebab pada tahun 1956 itu juga, melepaskan tanggung-jawabnya kepada Dewan Gereja-Gereja di Indonesia.

Pada tahun 1961, Komite Nasional Papua yang pertama menetapkan nama Papua Barat. Pada masa Pemerintahan Sementera PBB (UNTEA), menggunakan dua nama, West New Guinea/West Irian.

Pada tanggal 1 Mei 1963, Irian Barat pun resmi menjadi wilayah Republik Indonesia berdasarakan Persetujuan New York yang ditandatangani 15 Agustus 1962. Republik Indonesia masih menggunakan nama Irian Barat.

Namun, Bung Karno sudah mempersiapkan nama kala itu, yang di dapatnya dari salah seorang pejuang tanah air, nama itu ialah Irian Jaya, yang berarti Ikut Republik Indonesia Anti Nedherland dan kata Jaya artinya menang.

Setelah Proklamasi kemerdekaan tanggal 1 Juli 1971, Pemerintah Revolusioner sementara Republik West Papua di Markas Victoria, menggunakan nama West Papua.

Pada tahun 1973, Pemerintah Republik Indonesia di West Papua merubah nama Irian Barat menjadi Irian Jaya.

Pada tahun 2000 nama Irian Jaya kembali menjadi Papua hingga kini.

Nama Papua, aslinya Papa-Ua, asal dari bahasa Maluku Utara. Maksud sebenarnya, bahwa di pulau ini tidak terdapat seorang raja, yang memerintah disini sebagai seorang bapak, itulah sebabnya pulau dan penduduknya disebut demikian.

Papa-Ua artinya anak piatu. Dari sekian nama yang sudah disebut, Komite Nasional Papua pada tahun 1961, memilih dan menetapkan nama PAPUA, karena rakyat disini kelak disebut bangsa Papua dan tanah airnya Papua Barat (West Papua).

Alasan memilih nama Papua, karena sesuai dengan kenyataan, bahwa penduduk pulau Papua sejak nenek moyang tidak terdapat dinasti yang memerintah atau raja disini, sebagaimana yang ada dibagian bumi yang lain. Orang Papua berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah.

Tidak ada yang dipertuan untuk disembah dan tidak ada yang diperbudak untuk diperhamba. Raja-raja yang tumbuh seperti jamur di Indonesia, adalah akibat pengaruh pedagang bangsa Hindu dan Arab dimasa lampau.

Inilah sebabnya maka rakyat Papua anti kolonialisme, imperialisme, dan neo-kolonialisme. Nenek moyang mereka tidak pernah menyembah-nyembah kepada orang lain, baik dalam lingkungan sendiri. Mereka lahir dan tumbuh diatas tanah airnya sendiri sebagai orang merdeka.

Nama Irian adalah satu nama yang mengandung arti politik. Frans Kaisiepo, almahrum, orang yang pertama mengumumkan nama ini pada konperensi di Malino, Ujung Pandang pada tahun 1945, antara lain berkata : “Perubahan nama Papua menjadi Irian, kecuali mempunyai arti historis, juga mengandung semangat perjuangan : IRIAN artinya Ikut Republik Indonesia Anti Nederland”. (Buku PEPERA 1969 terbitan tahun 1972, hal. 107-108).

Nama Irian diciptakan oleh seorang Indonesia asal Jawa bernama Soegoro, bekas buangan Digul-Atas, tetapi dibebaskan sehabis Perang Dunia kedua dan pernah menjabat Direktur Sekolah Pendidikan administrasi pemerintahan di Hollandia antara tahun 1945-1946.

Perubahan nama Irian Barat menjadi Irian Jaya, terjadi pada tahun 1973, juga mengandung arti politik. Regiem Militer Indonesia tidak menginginkan adanya pembagian Pulau Papua menjadi dua dan berambisi guna menguasai seluruhnya.

Pendirian ini berdasarkan pengalaman tentang adanya dua Vietnam-Selatan dan Utara, tentang adanya dua Jerman-Barat dan Timur, dan tentang adanya dua Korea-Selatan dan Utara. Irian Jaya, Irian yang dimenangkan. Jaya, victoria atau kemenangan. Jika huruf “Y” dipotong kakinya, maka akan terbaca Irian Java alias Irian Jawa.

10 Misteri Kejadian Aneh yang Menghebohkan Dunia Sepanjang Sejarah

1. Kutukan Mobil James Dean


Pada bulan September 1955, James Dean tewas dalam kecelakaan mobil yang mengerikan saat ia mengemudikan mobil Porche sportnya. Sesudah itu, mobilnya tampaknya menjadi mobil pembawa sial. Saat mobilnya diderek dari tempat terjadinya kecelakaan dan dibawa ke garasi, mesinnya copot dan jatuh mengenai mekaniknya, dan menghancurkan kedua kakinya. Akhirnya mesinnya dibeli oleh seorang doctor, yang memasangnya di mobil balapnya dan tewas setelah itu, saat dia balapan. Pembalap lain, di balapan yang sama, tewas di mobilnya, yang dipasangi poros kardan milik James Dean. Tempat dimana porche milik James Dean diperbaiki, yaitu sebuah garasi, rusak terbakar habis. Kemudian mobil itu dipamerkan di Scramento, namun tiba-tiba rusak berantakan dan melukai pinggul seorang remaja. Di Oregon, trailer dimana mobil itu diperbaiki terselip dan menghantam sebuah toko. Akhirnya, tahun 1959, secara misterius mobil itu rusak berantakan menjadi 11 bagian.

2. Bayi jatuh, diselamatkan dua kali oleh orang yang sama.

Di Detroit tahun 1930-an, ibu muda (yang sangat sembrono) harus berterima kasih sebesar-besarnya pada pria bernama Joseph Figlock. Saat Figlock sedang jalan-jalan, bayi ibu muda tersebut jatuh dari jendela dari lantai atas dan mengenai Figlock. Keduanya tidak terluka dan selamat. Tapi setahun setelah itu, bayi yang sama jatuh dari jendela yang sama, dan kebetulan sekali pria yang sama berjalan di bawahnya, dan lagi keduanya selamat.

3. Peluru yang sampai ke target setelah bertahun-tahun.

Henry Ziegland mengira dia pintar menghindar. Tahun 1883, dia putus dengan pacarnya, yang kemudian sangat stress dan bunuh diri. Kakak laki-laki pacarnya sangat marah, kemudian mendatangi Ziegland dan menembaknya. Setelah yakin dia sudah membunuh Ziegland, dia mengarahkan pistol ke dirinya sendiri dan bunuh diri. Kenyataanya, Ziegland hanya tergores sedikit di wajah dan pelurunya nyasar dan nyantol di pohon. Tentu saja Ziegland merasa sangat beruntung. Bertahun-tahun kemudian dia memutuskan untuk menebang pohon itu, dengan peluru yang masih nyantol. Karena merasa pohon itu susah ditebang dia memutuskan untuk meledakkannya dengan memakai dinamit, Sial sekali, ledakannya membuat peluru itu mengenai kepalanya, dan dia tewas seketika.

4. Pria Kembar, yang hidupnya kembar.

Cerita mengenai kembar identik yang hidupnya hampir identik memang mengejutkan, tapi mungkin tidak ada yang lebih mencengangkan dari yang satu ini. Cerita dari saudara kembar yang berasal dari Ohio, yang dipisahkan sejak lahir, dan diadopsi oleh keluarga yang berbeda. Tidak mengenal satu sama lain, kedua keluarga menamai mereka dengan nama yang sama, James. Inilah awal dari kebetulan-kebetulan itu. Kedua James tumbuh tanpa mengenal satu sama lain, namun keduanya sama-sama pernah menjalani pelatihan pelaksana-hukum, tertarik pada mechanical drawing dan pertukangan, dan menikahi wanita dengan nama Linda. Keduanya memiliki anak laki-laki yang diberi nama James Alan. Keduanya juga menceraikan istrinya dan menikahi wanita lain, keduanya memiliki nama Betty. Dan keduanya memiliki anjing dengan nama Toy. 40 tahun setelah terpisah, kedua pria ini berkumpul kembali dan berbagi kehidupan mereka yang kembar.

5. Persis seperti bukunya Edgar Allan Poe.

Pada abad ke 19, penulis cerita horor terkenal, Egdar Allan Poe, menulis sebuah buku berjudul ‘The narrative of Arthur Gordon Pym’. Ceritanya mengenai 4 survivors dari kecelakaan kapal yang terdampar berhari-hari di tengah laut sebelum memutuskan untuk membunuh dan memakan awak kabin bernama Richard Parker. Bertahun-tahun setelah itu, Tahun 1884, kapal layar Mignonette, tenggelam, dengan hanya 4 orang selamat, dan berhari-hari terdampar, akhirnya 3 senior dari kru memutuskan membunuh dan memakan awak kabinnya. Nama awak kabin itu adalah Richard Parker.

6. Twin brothers, terbunuh di jalan yang sama, selisih 1 jam.

Tahun 2002, Saudara kembar berusia 70-an, tewas dengan selisih jam satu dengan lainnya pada kecelakaan yang berlainan di jalan yang sama di Finlandia selatan. Yang pertama tewas ketika ditabrak lari saat mengendarai sepedanya di Raahe, jarak 600 Km ke selatan dari ibukota, Helsinki. Hanya berjarak 1,5 km dari kejadian dimana saudaranya tewas. “Ini adalah kebetulan yang bersejarah, meskipun jalannya terkenal sibuk, tapi kecelakaan jarang terjadi di sini”, police officer Marja-Leena Huhtala mengatakan pada Reuters. Hal ini sampai membuat bulu kuduk berdiri waktu mengetahui bahwa ternyata keduanya adalah saudara.

7. 3 Percobaan Bunuh Diri, Digagalkan Monk yang Sama.

Joseph Aigner pelukis cukup ternama pada abad ke 19 di Austria, tampaknya adalah orang yang tidak bahagia. Dia beberapa kali mencoba bunuh diri. Percobaan pertama pada usia 18 saat dia mencoba menggantung diri, tapi digagalkan oleh kemunculan misterius seorang Capuchin monk. Pada usia 22 dia mencoba menggantung diri lagi, tapi lagi-lagi diselamatkan oleh monk yang sama. 8 Tahun kemudian dia dibawa ke tiang gantungan karena aktifitas politiknya. Sekali lagi dia diselamatkan oleh monk yang sama. Di usia 68, Aiger akhirnya sukses melakukan bunuh diri dengan memakai pistol. Acara pemakamannya dipimpin oleh monk yang sama, pria yang namanya tidak pernah diketahui oleh Aiger.

8. Kemenangan Poker, tak disangka-sangka anaknya sendiri.

Tahun 1858, Robert Fallon ditembak mati, aksi balas dendam dari mereka yang bermain poker dengannya. Fallon dituduh memenangkan $600 pot dengan bermain curang. Dengan kursi Faloon sekarang kosong dan tidak ada pemain lain yang berkeinginan menggantikannya, akhirnya mereka menemukan pemain baru untuk menggantikan Fallon. Saat polisi tiba untuk melakukan investigasi, pemain baru tersebut sudah melipatgandakan uang Fallon menjadi $2.200. Polisi meminta $600 milik Fallon untuk diberikan ke kerabat dekat Fallon, hanya saja ternyata pemain baru itu adalah anak laki-laki Fallon yang tidak pernah bertemu ayahnya sejak 7 tahun.

9. Novel yang tidak disangka-sangka menggambarkan tetangga yang menjadi mata-mata.

Saat Norman Mailer memulai novelnya Barbary Shore, sama sekali tidak ada rencana bahwa mata-mata Rusia yang menjadi karakter. Saat dia menggarapnya, dia memperkenalkan mata-mata Rusia ini sebagai karakter minor. Selama pekerjaan berlanjut, mata-mata ini menjadi karakter dominan di novel. Setelah novelnya selesai, petugas Imigrasi U.S menahan pria yang tinggal satu lantai di atas apartemen Mailer. Dia adalah kolonel Rudolf Abel, dipercaya sebagai mata-mata Rusia kelas satu saat itu.

10. Mark Twain dan komet Halley.

Mark Twain lahir saat penampakan komet Halley tahun 1835, dan meninggal di penampakan komet Halley berikutnya 1910. Dia sendiri memprediksinya tahun 1909 saat dia berkata “Aku datang dengan komet Halley tahun 1835. Tahun depan komet ini datang lagi, dan aku berharap bisa pergi dengannya”.


Sember: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7001879